Awasss Selain Kanker, Merokok Juga Bisa Picu Kebutaan !!!


Liputan6.com, Jakarta Tidak hanya menyebabkan kanker, merokok terus menerus juga bisa memicu seseorang mengalami kebutaan, menurut dokter dari the All India Institute of Medical Sciences.

Indonesia adalah surga perokok dan menurut perkiraan WHO, situasinya akan memburuk dalam 10 tahun kedepan. Dalam laporan tahunannya, badan kesehatan PBB itu mencatat saat ini 36% penduduk Indonesia merokok, atau lebih dari 60 juta orang.

Seperti yang kita ketahui bahwa rokok adalah penyebab kanker tenggorokan dan kanker paru paru. Namun tidak hanya sampai disana pengaruh buruk rokok ini ternyata, beberapa penelitian para ahli menjelaskan bahwa merokok juga dapat meningkatkan sesorang mengalami penyakit katarak bahkan kebutaan.
Benarkah ?

Merokok dapat merusak banyak organ, termasuk mata. Hal ini dikarenakan bahan kimia yang dilepaskan dari asap rokok mempengaruhi mata melalui aliran darah atau langsung pada mata. Asap tembakau mengiritasi dan mengobarkan konjungtiva , selaput tipis dan jelas yang mencakup bagian putih mata ( konjungtivitis ).
Dalam sebuah studi terhadap lebih dari 50.000 perempuan, berusia 45-67, mereka yang merokok memiliki 63 persen peningkatan risiko katarak dibandingkan dengan non-perokok. Tidak hanya merokok meningkatkan kemungkinan terkena katarak, penelitian telah menunjukkan bahwa perkembangan katarak juga terkait dengan merokok.

Penyakit katarak di Indonesia menempati peringkat pertama di Asia Tenggara dan peringkat kedua di negara-negara Asia. Katarak menempati peringkat pertama penyebab kebutaan di Indonesia dan seluruh dunia.

Asap rokok yang terhirup oleh para perokok dapat berpengaruh negatif terhadap retina karena aliran darah yang dibatasi oleh kontraksi jika pembuluh darah, yang mengakibatkan kerusakan pada mata yang mempengaruhi penglihatan. Beberapa efek langsung yang dapat dirasakan oleh mata dari asap rokok ialah iritasi dan kemerahan.
Individu yang memakai kontak lensa mengalami masalah kesehatan mata yang unik saat merokok. Pemakai lensa kontak berada pada risiko yang lebih tinggi untuk iritasi konjungtiva, membuat infeksi lebih beresiko.
Merokok juga menciptakan kerusakan oksidatif pada retina dan mengurangi aliran darah dalam jaringan mata. Studi menunjukkan bahwa perokok memiliki 3 kali risiko pengembangan terkait usia degenerasi makula daripada mereka yang tidak.

Sebuah 1993 artikel di Journal of American Medical Association menemukan bahwa perokok dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit Graves 'dibandingkan non-perokok. Penyakit Graves adalah penyakit autoimun di mana kelenjar tiroid menjadi terlalu aktif, dan menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid.
Hormon tiroid dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada jaringan lunak dan otot-otot yang mengelilingi mata. Hal ini menyebabkan bola mata untuk menonjol dari rongganya. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit mata tiroid yang sering menyebabkan penglihatan ganda dan kehilangan penglihatan.
Menurut Deborah Arnott, chief executive di ASH mengatakan bahwa banyak perokok yang tidak menyadari bahwa rokok dapat menyebabkan penyakit mata yang serius. Padahal, bukan hanya menyebabkan kematian akibat kanker atau serangan jantung, merokok juga dapat membuat Anda buta.

Mengutip laman Boldsky, Rabu (6/9/2017), beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena katarak dibandingkan mereka yang tidak merokok.

BACA JUGA
Ngeri, Iklan Batuk Perokok Ada Pasien Kanker dengan Leher Bolong
Waspadai 5 Kondisi yang Bisa Jadi Petanda Kanker Paru
Potret Seram Penderita Penyakit Akibat Rokok
Selain itu, merokok selama 5 atau 10 tahun, dapat memiliki efek serius pada vena mata dan dapat menyebabkan hilangnya penglihatan.

Dr Atul Kumar, pimpinan Dr Rajendra Prasad Center for Ophthalmic Sciences (AIIMS) mengatakan bahwa merokok menyebabkan kebutaan ireversibel.

"Banyak orang tahu merokok dapat menyebabkan kanker, namun belum banyak yang sadar bahwa merokok menyebabkan kebutaan," ucap Dr Kumar.

Lebih lanjut dia mengatakan, dari orang-orang yang datang ke AIIMS dengan masalah penglihatan dan kehilangan penglihatan setiap tahun, sekitar 5 persen kasus terkait dengan kebiasaan merokok.

Dr Kumar mengatakan bahwa survei kebutaan nasional di India sedang dilakukan bekerjasama dengan Union Health Ministry. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan data tentang orang-orang tuna netra di India.

Menurut Praveen Vashisht, yang bertanggung jawab atas Community Ophthalmology, pengumpulan data telah selesai di 19 kabupaten di 30 distrik yang dipilih untuk survei tersebut.

Survei ini diharapkan selesai pada Juni tahun depan. Hasil survei diharapkan dapat menyadarkan orang-orang yang memiliki kebiasaan merokok.


Herbal untuk bantu berhenti merokok yang sangat bermanfaat dan wajib di coba :

Jika Anda ingin menghilangkan kebiasaan merokok, herbal di bawah ini dapat membantu Anda.

1. Licorice

Salah satu ramuan terbaik yang membantu seseorang untuk berhenti merokok adalah licorice. Jika Anda memiliki keinginan untuk merokok, kunyahlah licorice.

2. Ginseng

Ambil satu sendok bubuk ginseng dan campurkan ke jus, sereal, oatmeal atau sup Anda. Ini membantu dalam melawan hasrat untuk merokok. Waktu yang tepat untuk minum ramuan ginseng adalah pagi hari.

3. Daun mint

Mint adalah salah satu ramuan terbaik untuk mendetoksifikasi tubuh. Rebus daun mint ke dalam air mendidih, lalu biarkan selama beberapa menit dan kemudian minum.

Ini membantu menenangkan saraf dan meningkatkan sirkulasi dan membantu meredakan sakit kepala akibat nikotin.
x
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==